analisaemas.com - Euro diperdagangkan di area sempit pada awal sesi setelah selama 2 hari tergelincir terhadap Dollar AS pasca sebuah survey bisnis menyoroti kerapuhan dan lambannya pemulihan ekonomi di blok mata uang itu.
Laporan Markit menunjukkan PMI Composite bulan Februari merosot ke 52,7, meleset dari ekspektasi 53,1 setelah menyentuh level tertinggi 31-bulan di 52,9 pada bulan Januari sehingga hal ini mensinyalkan pertumbuhan kawasan yang akan melambat.
Selain itu, Euro juga terbebani oleh data inflasi Perancis yang lebih lambat dari harapan.
Euro saat ini masih sideways di 1.3717 melawan dolar AS pada pukul 9:53 WIB.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !